Only 4

Rekapitulasi pengajuan izin luar kota selama seleksi penerimaan santri baru menunjukkan bahwa ada 4 santri yang tidak mengambil izin pulang dan tetap berada di asrama Madyan. Mereka akan mengikuti kegiatan pengasuhan yang telah disiapkan selama liburan PSB.

Semoga kegiatan ini dapat menghibur dan memberikan kesibukan yang bermanfaat bagi mereka.

Sabar yaa…

Pesimis

Pesimis adalah Pola pikir atau sikap kurang percaya diri melihat segala sesuatu, tidak yakin berhasil. Mengatasi rasa pesimis memerlukan perubahan pola pikir dan kebiasaan sehari-hari. Berikut beberapa cara untuk meningkatkan percaya diri dan mengatasi rasa pesimis:

  1. Ubah kebiasaan sehari-hari dengan melakukan hal-hal yang positif dan membangun.
  2. Tetapkan tujuan yang realistis dan dapat dicapai, sehingga merasa lebih percaya diri dan termotivasi.
  3. Bergaul dengan orang yang optimis dan positif, karena lingkungan sekitar dapat mempengaruhi pola pikir dan sikap kita.
  4. Lakukan aktifitas yang disukai dan membuat diri merasa bahagia, karena ini dapat membantu meningkatkan percaya diri dan mengurangi rasa pesimis

Perubahan-perubahan ini dapat mengatasi rasa pesimis dan meningkatkan percaya diri untuk mencapai kesuksesan.

Opsi Pengasuhan

Pengajuan perizinan libur PSB akan ditutup hari ini, Jumat 17 Oktober 2025 pukul 23.59. Setelah itu, data seluruh santri MTW yang tersisa di asrama akan direkap. Berdasarkan data tersebut, opsi pengasuhan akan dibuat untuk mengisi hari-hari santri selama liburan PSB. Rencana kegiatan liburan PSB adalah sebagai berikut:

  1. Kamis, 23 Oktober 2025: Rihlah ke Klaten.
  2. Jumat-Sabtu, 24-25 Oktober 2025: Kompetisi lomba di asrama, ajang untuk menunjukkan bakat dan kemampuan santri.
  3. Ahad, 26 Oktober 2025: Busyro Salatiga.

Semoga kegiatan-kegiatan ini dapat mengisi hari liburan santri dengan kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan.

Opsi Musyrif

Menjelang libur PSB pada tanggal 22-26 Oktober 2025, hanya 3 santri Madyan yang tersisa di kamar. Musyrif kemudian mengeluarkan rencana untuk mengisi waktu mereka agar tidak merasa jenuh. Rencana tersebut antara lain:

  1. Menjelajahi kota Ambarawa dan menemukan keindahan sejarahnya
  2. Mengunjungi Ketep pass Magelang dan menikmati pemandangan alam yang indah
  3. Bersantai di Pemandian air panas Ngasinan dan merasakan kesegaran alami
  4. Mengunjungi Kopeng dan menikmati keindahan alam yang sejuk
  5. Mencicipi kuliner khas Boyolali dan menikmati kelezatan makanan lokal

Dengan rencana ini, musyrif berharap dapat membantu santri Madyan mengisi waktu liburan mereka dengan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat.

Allahu Akbar

Seorang santri menghampiri musyrifnya dengan wajah khawatir, “Ustadz, dompet dan sandal ana hilang?” Ustadz merespon dengan pertanyaan, “Kapan hilangnya? Di mana?” Santri itu menjawab, “Ana lupa.”

Ustadz mencoba membantu mengingatkan, “Sebelum atau sesudah kegiatan pramuka penggalang?” Santri itu hanya menggelengkan kepala dan mengangkat pundaknya. Ustadz melanjutkan, “Ada apa saja isi dompetnya?” Santri itu menjawab, “Kartu E-kanz ustadz..”

Ustadz diam sejenak, mengingat bahwa ummunya juga curiga kepada ananda selama 5 hari ini karena E-kanznya tidak digunakan untuk belanja di Amin Mart. Ustadz kemudian meluruskan, “Antum besok ke kantor IT untuk mengajukan pengadaan kembali kartu E-kanz yaa..” Santrinya mengangguk dan pergi ke kamar.

Selepas bada Isya dan makan malam, ustadz meminta ananda telepon melaporkan kepada ummunya perihal kehilangan tersebut. Namun, sebelum pembicaraan selesai, seorang santri lain menghampiri ustadz sambil berkata, “Ustadz, ini kartu E-kanz miliknya terselip di dalam buku.” Ustadz terkejut, “Antum temukan bukunya di mana?” Santri itu menjawab, “Di masjid lantai 2..” Ustadz bersyukur, “Allahu akbar…”

Adab

Semalam, asisten musyrif mengumpulkan santri kelas 7 untuk menyampaikan beberapa hal penting terkait kebaikan dan adab. Berikut adalah beberapa poin yang disampaikan:

  1. Hindari kebiasaan-kebiasaan yang dilarang saat shalat Jumat; seperti berbicara, bermain-main, melakukan ihtiba’ (duduk memeluk lutut), dan tidur, agar shalat dapat dilakukan dengan khusyuk dan khidmat.
  2. Mandi di hamam harus dilakukan dengan tertib dan tidak berisik ‘dar-der-dor’, yang dapat mengganggu orang lain.
  3. Makan di math’am harus dilakukan dengan tidak melebihi jatah dan tidak mengambil jatah orang lain, agar semua santri dapat makan dengan adil dan nyaman.
  4. Berbicara menggunakan Bahasa Arab adalah suatu kebiasaan yang baik dan harus terus dipupuk, agar kemampuan berbahasa Arab dapat meningkat.
  5. Hindari berbicara kotor (kalam fahis) dan tidak sopan, karena dapat merusak adab dan akhlak yang baik.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, diharapkan santri dapat menjadi lebih baik dan lebih beradab dalam kehidupan sehari-hari.

Mengupdate diri setiap detik

Setiap detik..aku belajar, bahwa hidup tak butuh sempurna, hanya butuh versi diriku yang sedikit lebih baik dari satu tarikan napas sebelumnya.

Aku perbarui pikiran, hapus file keluhan yang tak perlu, install sabar versi terbaru, dan upgrade hati agar tak mudah rapuh.

Kadang error datang tanpa pemberitahuan, kadang jatuh pun harus restart dari awal, namun begitulah prosesnya, diri ini bukan sistem instan, tapi perjalanan.

Aku tak ingin jadi yang paling hebat, cukup jadi yang terus berbenah dalam diam, karena versi terbaikku bukan di hari kemarin, tapi di detik ini, saat aku memilih untuk berubah lagi.

 

Kindi/10/10/25-11/10/25

Control Anxious

Mengendalikan diri dalam mengatasi kecemasan tidaklah mudah, namun ada beberapa cara yang dapat membantu. Salah satunya adalah dengan melakukan teknik pernapasan dalam, seperti meditasi, untuk menenangkan pikiran yang mengganggu dan menghilangkan hal-hal negatif dalam benak.

Selain itu, mengatur pola makan dan tidur yang cukup, serta melakukan olahraga secara teratur, juga dapat membantu mengurangi kecemasan. Berbagi cerita dengan teman juga dapat menjadi cara efektif untuk mengurai kecemasan dan merasa lebih lega.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, kita dapat lebih siap menghadapi tantangan hidup dan mengatasi kecemasan dengan lebih baik.

Silahkan mencoba yaa…

Anxious

Anxious adalah istilah psikologi untuk menggambarkan seseorang yang merasa cemas, khawatir, atau gelisah tentang sesuatu, baik itu situasi, orang, atau aktivitas.

Perasaan cemas yang normal dan sementara, seperti merasa cemas sebelum menghadapi ujian atau wawancara kerja. Namun, jika perasaan cemas tersebut menjadi berlebihan, berkepanjangan, dan mengganggu aktivitas sehari-hari, maka dapat dikategorikan sebagai gangguan kecemasan (anxiety disorder).

Gejala-gejala anxious meliputi:
– Perasaan cemas, khawatir, atau gelisah yang berlebihan
– Kesulitan tidur atau merasa tidak bisa rileks
– Jantung berdebar atau detak jantung yang cepat
– Sakit kepala atau nyeri otot
– Kesulitan berkonsentrasi atau membuat keputusan
– Menghindari situasi atau aktivitas yang dapat menyebabkan cemas

Anxious dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk:
– Pengalaman masa lalu yang traumatis
– Pola asuh yang tidak seimbang
– Kondisi kesehatan mental lainnya, seperti depresi atau gangguan kepribadian
– Faktor genetik
– Stres dan tekanan hidup

Jika merasa memiliki gejala-gejala anxious yang berlebihan, maka sebaiknya berkonsultasi dengan seorang profesional kesehatan mental untuk mendapatkan bantuan dan dukungan yang tepat.

Help Avoidant

Membantu seorang dengan kepribadian avoidant, penting untuk membangun kepercayaan dirinya. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mengajaknya berbicara dan membiarkannya bercerita tentang dirinya sendiri. Dengan demikian, mereka dapat mengekspresikan diri dan menyampaikan keinginannya.

Beri kesempatan kepada mereka untuk berbicara dan didengar, kita dapat menunjukkan bahwa kita peduli dengan kehadiran mereka dan menghargai pendapatnya. Ini dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri mereka dan membuatnya merasa lebih nyaman dalam menjalin hubungan dengan orang lain.

Tunjukkan pada dunia tentang keberadaanmu yaa…