Fenomena santri bosan di pondok seringkali kamar dijadikan tempat kumpul (nongkrong) santri sehingga kamar tak pernah bersih rapi. Akhirnya musyrif bertindak keluarkan ultimatum bahwasanya: Bagi santri yang bertamu cukup di teras saja tidak boleh masuk kamar. Musyrif menambahkan, “Siluman tidak boleh berada di kamar”. Santri bertanya, “Siluman itu apa?” Jawab musyrif, “Siluman itu selain penghuni kamar ini…”
Jenuh
“Antum anak ke berapa dari berapa bersaudara?” Tanya Musyrif kepada santri adhonya. “Anak kedua dari tiga bersaudara, ustadz…yang pertama di IM kelas 12, adik ana kelas 5..”
Musyrif melanjutkan, “Berarti tahun depan adikmu daftar seleksi PSB di sini yaa..” santrinya langsung potong, “Tidak ustadz, ana suruh daftar lain saja..”
Musyrif kaget, “Loh, kenapa?..” Jawabnya: “Jenuh ustadz…ana mengalami jenuh di kelas 8, abang ana di kelas 11 juga merasa bosan lalu rambu-rambu pelanggaran kami terjang!”
Musyrif tertegun sejenak…”Itu tanda fitrah kalian terganggu, hakikatnya manusia senantiasa terjaga fitrahnya dalam kebaikan. Coba antum luruskan visi misi menjadikan pondok rumah tarbiyah..” Musyrif melanjutkan, “Antum giatkan kembali amalan sunnah yang utama saja dulu seperti shalat Fajar sebelum Subuh dan dzikir pagi petang, rutinkan sepekan lalu pertahankan hingga mampu menambah mengerjakan amalan sunnah lainnya. In syaa Allah kejenuhan pudar, you are not alone…ada Allah yang Maha Pencipta mengawasi”
Lémés
“Afwan ustadz, kenapa penyelesaian kasus di pondok menggunakan pendekatan bebas melaporkan pelanggaran yang dilakukan orang lain (santri) secara edukasi mengajarkan ananda lémés alias tukang lapor…” curhat walsan yang tidak menerima ananda terbawa masalah.
Musyrif jawab, “Ana berfikir sebaliknya, bersyukur karena ananda diputus rantai pelanggarannya…ambil contoh terdapat santri merokok/vape (rokok elektrik) dilaporkan temannya…alhamdulillah itu sebagai momentum menghentikan rantai candu rokok/vape yang dilarang agama sesuai fatwa MUI mengharamkannya.”
Rawat
Merawat fitrah itu identik dengan konsisten yakni memastikan segala sesuatu secara tertib, teratur dan disiplin dalam menampilkan figur seorang muslim…ananda butuh kesabaran menjaga sikap baiknya.
Kadang nilai akhlak seseorang yang mudah naik-turun perlu dipelihara secara fitrah karena rawan goyah oleh hasrat ananda yang masih pencitraan diri…Allah musta’an
Catatan
Setelah 4 tahun dampingi santri kelas 7, tiba giliran mengelola santri kelas 9 terasa sekali upaya pengasuhan mewujudkan visi misi utama pesantren Menjadi rumah tarbiyah yang merawat fitrah santri menuju pribadi dewasa dan berkarakter muslim berlandaskan ahlussunnah wal jama’ah.
Catatan: Edisi visi misi pengasuhan pesantren
Musyrif Kelas 7
Mendampingi santri kelas 7 lebih fokus pada sosialisasi pribadi dalam mengelola diri menggali fitrahnya menuju pribadi dewasa dan berkarakter muslim.
Latarbelakang keluarga ananda menjadi poin penting memetakan skala prioritas penanganannya.
Polemik yang terjadi timbul dari iklim yang berbeda before and after, kebiasaan di rumah tak sama dengan lingkungan pesantren. Bagaimana menyingkapinya?… menjadi seorang musyrif kelas 7
Komitmen
Pondok pesantren sebagai rumah didik pengasuhan berfungsi merawat fitrah santri menuju pribadi dewasa yang berkarakter muslim sesuai ahlus sunnah waljama’ah.
Pastikan ananda sebelum berangkat mondok buat komitmen berakhlak baik, memiliki adab menuntut ilmu yang bermanfaat bagi diri untuk mewujudkan nilai dakwah ajang pengabdian nyata kepada masyarakat demi kemaslahatan umat.
Akhlak Harus Baik
Visi misi keluarga yang utama adalah meletakkan pendidikan pengasuhan ananda berakhlak mulia berbasis moral agama. Fenomena ini menciptakan maraknya anak mondok di pesantren sebagai realisasi pola asuh. Oleh karena itu, pastikan ananda siap dari rumah menuju pesantren dengan adab kepribadian penuntut ilmu.
Yakinkan bahwasanya kesuksesan itu bermula memiliki akhlak yang baik, tanpa alasan apapun.
Farmasi & TLM
Kilas balik wabah Covid merupakan momentum pribadi menentukan visi misi keluarga yakni memastikan ananda memutuskan pilihan belajar dunia kesehatan farmasi dan teknik laboratorium medik. Kelak memberikan warna solusi kesehatan bagi negeri ini.
Butuh
Kendala kurang memiliki adab akhlak menuntut ilmu, ananda butuh tekad kuat untuk berubah memperbaiki diri dengan sungguh-sungguh merasakan dalam pengawasan Allah Subhanahu wa Ta’ala benar-benar takut…memohon ampunan dan hidayah. Hingga terasa menuntut ilmu semakin mudah menyenangkan…wallaahu’alam
