Freedom

Seringkali kita lupa menunjukkan kasih sayang kepada ananda dengan cara membiarkannya asyik dengan gadget tanpa batas agar selama liburan tidak ke mana², merasa dalam pantauan di rumah.

Ini keliru…harus pastikan apa saja yang ananda amati pada gadgetnya. Karena banyak hal yang bisa merusak akhlak kepribadian ananda.

Hadirnya monitoring santri selama liburan itu memastikan peran aktif orangtua dalam menunjukkan kasih sayang kepada ananda secara hakiki. Membiarkan gadget bersama ananda bukan merupakan pendampingan, malah membiarkan ananda bebas bergaul tanpa pendampingan.

Pantau

Tujuan utama monitoring santri selama liburan adalah:

  1. Menjaga konsistensi ibadah; yakni memastikan rutinitas ibadah tetap terjaga selama di rumah.
  2. Pembentukan karakter & adab; yaitu melatih kemandirian serta menjaga lisan & akhlak sesuai nilai² islami.
  3. Pemantauan orangtua; untuk memudahkan walsan memantau perkembangan ibadah & perilaku harian putranya.

Keluh

“Ustadz, Kenapa sih..harus buat dokumentasi foto ananda melakukan kegiatan monitoring selama liburan? Nampak kekanak-kanakan…” ujar salah satu walsan yang belum share dokumentasi di wag.

“Mohon maaf sebelumnya, sekedar memastikan saja bahwa selama liburan ananda di rumah = mondok di pesantren. Sehingga saat kembali mondok ananda siap melanjutkan aktivitas pesantren di akhir semester, antara lain: remedial asasmen tengah semester dan akhir semesteran.” Ustadz melanjutkan, “Liburan kali ini menyambut bulan suci ramadhan dan persiapan kenaikan kelas”.

Siap

Alhamdulillah, saat ini telah terdaftar santri Madyan yang memutuskan siap menjadi santri produktif di rumah selama liburannya. Semoga senantiasa Allah Ta’ala berikan istiqomah dan dimudahkan dalam menunaikannya…aamiin.

Yaa, Allah…mohon santri²ku diberi kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam pembentukan karakternya…berikut santri yang komitmen:

  1. Fathan Abqory
  2. Muhammad Danisy Al Nafi’
  3. Muhammad Zain Khoiruddin
  4. Hudzaifah
  5. Muhammad Danish Haikal
  6. Bilal Nibiru
  7. Muhammad Akhtar Ramadhan Habibie
  8. Aghna Zahran Faturrahman
  9. Muhammad Faris Ridho
  10. Abdul Aziz
  11. Firas Bazher
  12. DN Danishakhi Hamas
  13. Dzacky Alfaiz Aryatama
  14. Muhammad Faris Bajri
  15. Muhammad Yusuf Malik
  16. Abdul Aziz Iskandar
  17. Achmad Anis
  18. Naufal Razzaq Al Ghani
  19. Raqil El Hafiz
  20. Badar Saed Badar Aljaidi
  21. Muhammad Irfan

Santri Produktif

Santri produktif adalah yang menunaikan kegiatan rutin hariannya serta melakukan hal² pokok dalam rutinitasnya, yakni sebagai:
1. Imam shalat fardhu/taraweh(sunnah)
2. Muadzin
3. Khotib Jumat
4. Kultum/ceramah singkat
5. Itikaf di masjid
6. Turut dalam kegiatan sosial & dakwah

Ayah bunda sangat bangga melihat ananda menampilkan sosok kesantriannya. Semoga Allah Ta’ala mudahkan.

Pembentukan Karakter Santri

8 kegiatan harian santri di rumah = pondok, sbb:
1. Shalat berjama’ah 5 waktu
2. Shalat sunnah (Rawatib/tahajud/Dhuha)
3. Baca Alquran 1-2 halaman
4. Menjaga kebersihan tempat tidur/kamar
5. Membantu orangtua
6. Tidak melakukan hal² negatif
7. Aktivitas olahraga bebas
8. Baca buku islami bermanfaat

Setiap pekan salah satunya didokumentasikan share di wag yaa…
Bagi santri produktif tentunya lebih dari itu bisa konsultasikan ke musyrif untuk mendapatkan form monitoring kegiatan produktivitasnya sebagai ajang pembentukan karakter santri.

Semangat santriku..

Santriku

Santri Madyan mulai hari Senin hingga Kamis harus share salah satu dari 8 poin kegiatan selama liburan pada wag Madyan, manfaatkan momen weekend ini untuk ambil gambar/video kesempatan itu agar menyisakan sharing sesuai jadwal yang telah ditentukan. Tugas selesai…

Rumah serasa mondok di pesantren.

Aksi

Tak ada yang melarang santri main gadget selama liburan, hanya saja atur waktunya cukup 1 jam sehari…ini bulan ramadhan, sayang kalau digunakan untuk hal yang cuma²…bagaimana? manfaatkan gadget ajang medsos seperti foto/videokan momen ketika kamu menjadi muadzin/imam boleh share pada status wa atau instagram…kereen loh, liburan masih nyantri…suka deh..apalagi saat tampil isi kultum, bakal seru abis…buktikan dirimu seorang santri sesungguhnya. Orangtua akan berkaca-kaca haru, senang, bahagia melihat proses mondok diterapkan di rumah. Tak terbayang suka citanya…

Mulai

Mengawali kegiatan harian mondok di rumah…jangan bingung, sama seperti di pesantren…yakni bangun pagi sahur, shalat Subuh di masjid/mushola sambil baqo (baca alquran) melanjutkan khatam quran berikutnya, ditutup dengan doa dzikir pagi. Selesai…mudahkan. Begitulah rutinitas yang harus dipertahankan…rumah serasa di pondok. Kamu bisa…aku percaya padamu.

Pondok = Rumah

Tak terasa liburan santri menyambut Idul Fitri, besok kepulangannya. Ananda membawa tugas untuk estafet melanjutkan serangkaian aktifitas di bulan Ramadhan, artinya santri mondok di pesantren lanjut mondok di rumah selama liburan…terpantau monitor kegiatan keseharian di pondok sama dengan di rumah.

Semoga Allah Ta’ala mudahkan…semangat yaa, nak..