Alasannya

Seorang muslim dituntut mencari ilmu hingga akhir hayat dengan keikhlasan hati karena Allah Ta’ala, bukan karena dunia dan balasannya.  Keikhlasan adalah penolong terbesar dalam menuntut ilmu.
Ilmu mewariskan ketakwaan, sedangkan amal menguatkan keimanan.  Semakin bertakwa semakin mudah dipahamkan ilmu.

Seorang yang berilmu tetap dianggap bodoh sampai dia mengamalkannya.  Oleh karena itu dahulu kala para sahabat Nabi ketika belajar menghafalkan 10 ayat Alquran belum menambah hafalan hingga diamalkannya.  Sehingga tidak cuma dihafal tetapi langsung dipraktekkan menjadi nilai ibadah.

Alasan mondok

Fenomena mondok di pesantren dilatar-belakangi oleh kondisi yang memprihatinkan, dampak perkembangan teknologi informasi yang melesat tidak dibarengi kematangan sosial budaya masyarakatnya.
Krisis ini melanda negeri yang sedang berkembang dimana haus akan kemajuan teknologi modern yang diciptakan oleh negara-negara maju.

Oleh karena itu bahaya laten perkembangan teknologi informasi terhadap perilaku anak sebagai generasi muda harus dibentengi dengan akhlak yang baik.
Hanya sekolah di pondok pesantren yang terdapat pendidikan dan pengasuhan untuk ananda tercinta.

Tela’ah

Anak adalah buah hati orangtua yang akan meneruskan keturunan generasi masa depan yang harus siap menghadapi tantangan hidup pada zamannya, membutuhkan bekal ilmu yang memadai terutama ilmu agama sebagai pondasi akhlak budi pekerti.
Makanya di era milenium saat ini banyak orangtua memasukkan ananda mondok di pesantren untuk lebih fokus pembentukan pribadi yang mandiri dan tawakal sesuai tuntunan Nabi sebagai panutan umat.

Semoga Allah berikan kemudahan kepada seluruh orangtua yang ingin mewujudkan harapan dan impiannya dalam rangka mendekatkan takdir yang baik bagi ananda.

Kajian

Manusia lahir memiliki fitrah untuk selalu menerima kebenaran yang diberikan Sang Pencipta kepada manusia menyinari kalbu.
Cahaya Islam ini memberikan pemahaman aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah kepada umat sebagai fitrah, pembeda haq (benar) dari yang bathil (salah).  Oleh karena itu syarat mencari ilmu harus ikhlas karena Allah, agar tidak terjerumus dalam kemaksiatan.

Menuntut ilmu hukumnya wajib bagi seorang muslim.  Tanpa ilmu tidak boleh beramal, berilmu dulu baru beramal sesuai tuntunan Nabi.

Pantaslah sejak dini orangtua mengenalkan Alquran kepada anaknya di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk pondasi keimanan.

Awal Kajian

Ketika aku dilahirkan ke alam dunia terasa seperti bebas dari kurungan sangkar lalu mengikuti seberkas cahaya yang lambat laun semakin terang menerangi seluruh pandangan.  Perasaan lega tiada tara menyelimuti hati sampai histeris “owa..owa..owa” spontan aku menangis bahagia dan hanya itu yang bisa dilakukan saat itu terbebas dari kegelapan.

Sayup-sayup aku mendengar suara berkumandang, mencoba memahami maksud perkataan tersebut.  Baru kusadari setelah memasuki PAUD, bahwasanya itu kumandang suara adzan.  Allahu Akbar….Allah Maha Besar.

Puji syukur atas karunia Ilahi yang telah menghidupkan dengan cahaya Islam.

Buntu

Dalam kehidupan akan selalu terjadi gelombang cobaan dari masalah satu ke masalah berikutnya dimana setiap fase yang telah dilalui menentukan apakah kita naik kelas melalui tahapan tersebut.
Tingkatan fase menandakan kualitas hidup, bagi yang tidak naik kelas maka masalah berulang berputar tak bisa keluar seperti jalan buntu.

Ketika mengalami kebuntuan, perbaiki ibadah kepada Allah Ta’ala dan mohonlah ampunan atas segala kesalahan yang diperbuat.
Dengan memperbaiki niat amalan ibadah hanya untuk Allah Ta’ala mengharap ridho keberkahanNya akan membuka pintu kemudahan urusan dunia.

Spektakuler

Bermunculan bintang-bintang muda sebagai YouTuber begitu spektakuler hingga masyarakat pun tergoda menirukan cara cepat menjadi terkenal.
Yang cukup mengherankan adalah artis-artis ternama juga ikut eksplorasi diri dengan beragam ide-ide jenaka maupun kontemporer.  Trik n trik berbagai cara membuka cakrawala kreatifitas demi mempertahankan pencitraannya.

Yang bertahan eksis banyak, dan yang dalam sekejap redup menghilang juga tidak sedikit.  Semua itu tergantung dari keseriusan dalam mengelola kreatifitas.

Karier harus tetap dijaga daya tariknya bagai kupu-kupu yang selalu mempesona orang yang melihat keindahan warna sayapnya.

Pasang surut dunia hiburan penuh dinamika, seperti sesuatu yang terbawa arus sungai terombang-ambing tak tentu arah.

Yang tangguh hanya yang memiliki sampan/perahu yang disebut tim kreatif.

Karier

Diibaratkan metamorfosis kupu-kupu, berproses melalui tahapan-tahapan standar/alami hingga tampil menjadi sosok yang menarik cemerlang seperti kupu-kupu terbang bebas hinggap sesuai keinginannya.

Pertanyaannya adalah bagaimana kupu-kupu warnanya berbeda-beda?

Benar sekali…faktor utamanya adalah apa yang dimakannya, yang menjadi kegemarannya.
Begitu juga terjadi pada diri seseorang siapa yang menjadi gurunya (orangtua, ustadz/guru/dosen).

Pepatah Robert Kiyosaki menyebutkan sebagai nasehat:
• Ayah kaya
• Ayah miskin

Karier terbentuk dari pembelajaran sejak dini dan siapa yang berpengaruh dalam kehidupannya.  Rutinitas tersebut membentuk karakter dasar yang akan berkembang sesuai proses belajarnya.

Begitulah cara kupu-kupu bertelur dengan meletakkan di daun yang disukai untuk mengamankan generasi selanjutnya.

Meniti karier sesuai keinginan dan harapan akan membuahkan hasil yang maksimal diiringi doa yang senantiasa dalam naungan Sang Maha Kuasa Allah Ta’ala.

SDM

Adalah Sumber Daya Manusia yang punya daya ungkit intelektual, berfikir strategis dan memiliki intuisi dalam mengambil keputusan.
Mengamati perkembangan lingkungan sekitarnya dan belajar otodidak dari kehidupan sehari-hari merupakan proses cepat mengambil hikmah sebagai fitrahnya yang selalu belajar secara formal maupun non formal meraih berkah hidup menjadi hamba yang tawakal.

Pelaku SDM

Sebagai pelaku SDM, renungkanlah: “Apakah anda sudah loyal terhadap perusahaan tempat bekerja?”
Apabila jawabannya belum, dengan alasan apapun itu, berarti anda wajib resign (mengundurkan diri).

Itu tandanya ada dorongan dalam hati ingin berubah upgrade diri atau jenuh dengan pekerjaan/tempat bekerja, yaa…temukan hal baru guna perbaiki etos kerja.

Jangan menyalahkan perusahaannya, kondisi seperti ini berarti anda berada di lingkungan/tempat yang salah.  Harus berani resign agar tak ada yang dirugikan.

Kenapa? Takut resign?
Anggapan bahwa Resign adalah sikap yang kurang baik, lari dari kenyataan atau mengundurkan diri dari tanggung jawab.

Sejatinya itu keliru…justru dengan resign akan memiliki pilihan dan menemukan kembali gairah kerja untuk mewujudkan hasrat anda.

Resign bukan aib.  Makna sesungguhnya adalah hijrah, yakni pindah dari satu tempat ke tempat bekerja lainnya untuk kehidupan yang lebih baik.

Pernahkah anda searching di google search engine, yakni aplikasi pencari info tentang…. resign nana sujana

Silahkan temukan rahasia dibalik kata resign, misteri yang akan merubah kehidupan anda.

Belajar resign dari Nana Sujana