Seorang muslim dituntut mencari ilmu hingga akhir hayat dengan keikhlasan hati karena Allah Ta’ala, bukan karena dunia dan balasannya. Keikhlasan adalah penolong terbesar dalam menuntut ilmu.
Ilmu mewariskan ketakwaan, sedangkan amal menguatkan keimanan. Semakin bertakwa semakin mudah dipahamkan ilmu.
Seorang yang berilmu tetap dianggap bodoh sampai dia mengamalkannya. Oleh karena itu dahulu kala para sahabat Nabi ketika belajar menghafalkan 10 ayat Alquran belum menambah hafalan hingga diamalkannya. Sehingga tidak cuma dihafal tetapi langsung dipraktekkan menjadi nilai ibadah.
Alasannya
