Diibaratkan metamorfosis kupu-kupu, berproses melalui tahapan-tahapan standar/alami hingga tampil menjadi sosok yang menarik cemerlang seperti kupu-kupu terbang bebas hinggap sesuai keinginannya.
Pertanyaannya adalah bagaimana kupu-kupu warnanya berbeda-beda?
Benar sekali…faktor utamanya adalah apa yang dimakannya, yang menjadi kegemarannya.
Begitu juga terjadi pada diri seseorang siapa yang menjadi gurunya (orangtua, ustadz/guru/dosen).
Pepatah Robert Kiyosaki menyebutkan sebagai nasehat:
• Ayah kaya
• Ayah miskin
Karier terbentuk dari pembelajaran sejak dini dan siapa yang berpengaruh dalam kehidupannya. Rutinitas tersebut membentuk karakter dasar yang akan berkembang sesuai proses belajarnya.
Begitulah cara kupu-kupu bertelur dengan meletakkan di daun yang disukai untuk mengamankan generasi selanjutnya.
Meniti karier sesuai keinginan dan harapan akan membuahkan hasil yang maksimal diiringi doa yang senantiasa dalam naungan Sang Maha Kuasa Allah Ta’ala.
