Lelayu

إنا لله وإنا إليه راجعون
اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya…Mas Yahya kelas 8C. Semoga Allah ‘Azza wa Jalla mengampuni dosa-dosanya, memberikan rahmat kepadanya, dan menyelamatkannya dari siksa kubur. Aamiin Allahumma aamiin.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini.

Yusuf Ali

Musyrif bertanya kepada Yusuf, “Apa antum masih ada masalah selama di pondok yang mengganggu keseharian di asrama?” Jawab: “Masih sulit menerima dijahilin Ali..”

Musyrif melanjutkan, “Bagaimana antum mengatasinya?” Jawab: “Ana balas, Ali malah marah mendiamkan ana…yaa, ana berdoa agar sikapnya itu menjadikan pahala bagi ana.”

Yahya

Alhamdulillah, operasi Ananda Yahya telah selesai dengan lancar, dan selang permanen telah terpasang dengan baik. Cairan di kepala juga telah bersih, dan saat ini ia sedang menjalani pengobatan untuk infeksinya dengan obat-obatan yang tepat. Semoga Allah Ta’ala beri kesembuhan kepada ananda Yahya sehat kembali sediakala tanpa kurang suatu apapun. Syafahullah…

Fathan Abqory

Alhamdulillah dari serangkaian seremonial penghargaan Santri Teladan untuk syaqqah Madyan bulan Oktober 2025 diwakilkan ananda Fathan Abqory kelas 7F Madyan 2 sebagai Santri Teladan Tasmi Mufrodat.

Semoga selanjutnya santri² syaqqah Madyan semakin termotivasi meraih prestasi, aamiin…

Allah musta’an

Jauh dekat

Ketentuan pelayanan hp untuk santri sepekan 1X dengan durasi 20 menit. In syaa Allah cukup melepas rindu, cerita suka cita jauh dari keluarga. Ada juga yang butuh lebih dari itu, artinya secara persiapan pelepasan dari rumah masih belum tuntas sehingga menyisakan ketergantungan keluarga. Pastikan kepada ananda mengikuti aturan pelayanan hp sesuai jadwal, ini berpengaruh dalam pendewasaan dan kemandiriannya.

Terpisah jarak tapi masih terasa dekat, berarti ananda belum bisa jauh dari keluarga.

Ali Yusuf

Musyrif bertanya kepada Ali, “Kenapa antum suka meledek Yusuf dan suka bersikap kasar kepadanya. Apakah ada salah Yusuf kepada antum?” Ananda hanya tertunduk dan memalingkan wajahnya tak berani menjawab.

“Ana ingatkan terakhir kalinya agar antum senantiasa bersikap baik kepada teman. Tak perlu bersikap ingin jadi pentolan, kalau hanya ingin dianggap keberadaanmu di asrama.” Musyrif melanjutkan, “ATS antum kemarin alhamdulillah tak ada remidi, jangan rusak nilai akademismu dengan pelanggaran yang tak bermanfaat. Apa antum berulah ingin tinggal kelas?” Ananda kian tertunduk merenung khawatir. “Sebentar lagi AAS, antum fokus belajar dan bantu Yusuf menuntaskan nilai akademisnya. Jangan sampai antum dituduh menggangu konsentrasi belajar Yusuf hingga banyak remidinya…Faham.” Ananda mengangguk nampak merasa bersalah. Semoga Allah Ta’ala berikan hidayah kepada Ali dan kemudahan menuntut ilmu kepada Yusuf.

Arogansi

Arogansi adalah orang yang cenderung memiliki sikap sombong/congkak/angkuh, merasa dirinya lebih unggul dalam berbagai hal dan memperlakukan orang lain dengan tidak hormat atau merendahkan.

Misalkan berpapasan tak sengaja menyenggol seseorang, “Ente jalan lihat ke depan jangan pakai mata kaki..” mendengar tersebut respon jawabnya nampak kesal, “Tidak sengaja..” jawaban rada tersinggung.

“Diberitahu malah nyolot…awas yaa..”

Sekilas contoh perbincangan yang arogansi dalam keseharian. Bagaimana perbincangan yang seharusnya, yang benar? Silahkan renungkan masing² apakah anda memiliki sikap yang arogansi atau tidak yaa…

Gestur

Kita seringkali lupa untuk memperhatikan gestur tubuh sendiri, yang dapat disalah-artikan oleh orang lain sebagai sikap sombong atau arogan. Sebenarnya, kita hanya fokus pada penampilan fisik, seperti wajah, gaya rambut, dan pakaian. Gestur tubuh yang salah dapat membuat kita terlihat tidak ramah atau tidak sopan, padahal itu hanya karena kebiasaan sehari-hari.

Mari belajar untuk tidak menilai orang lain berdasarkan gestur tubuhnya saja. Lebih baik kita melihat ke dalam, yaitu budi pekerti dan akhlaknya. Dengan demikian, kita dapat membangun hubungan yang lebih baik dan harmonis dengan sesama. Kheir in syaa Allah…

Rancu

Berita tentang dugaan pembullyan oleh rois kelas 9 terhadap adik kelasnya telah membuat heboh di kalangan walsan kelas 7. Kabar itu menyebutkan bahwa korban dibawa ke rumah sakit untuk menjalani CT Scan. Namun, setelah diselidiki, ternyata penanganan CT Scan tersebut sebenarnya dilakukan terhadap santri kelas 8 yang telah sakit sejak kepulangan liburan PSB. Santri tersebut mengeluhkan badannya yang lemas akibat penurunan daya tahan tubuh, sehingga sebelum berangkat ke pondok, ia telah berkonsultasi dengan dokter di sekitar rumahnya untuk mendapatkan pengobatan.

Berita yang tak ada korelasi ini merebak luas campur aduk kian rancu. Alhamdulillah…benang kusut dari berita itu terurai dengan meletakkan sesuai porsi masalahnya masing². Allah musta’an…Segala puji bagi Allah yang telah membantu memisahkan fakta dari fiksi.

Bau

Ternyata kasus santri malas mandi di pondok beragam motifnya. Salah satunya musyrif menanyakan kepada adhonya, “Ana perhatikan antum suka diledek bau..tidak mandi, kenapa malas mandi?” Jawabnya: “Ana badannya tidak kuat kena air dingin jadi mandinya sekedar dilap saja.”

Musyrif melanjutkan tanya, “Apa antum di rumah suka mandi menggunakan air panas?” Jawabnya: “Tidak ustadz…abi ana yang mandi pakai air panas.”

“Berarti selama di pondok jarang mandi yaa..?” Musyrif heran menanti jawabannya, “Ana mandi kalau mau saja, saat badan siap kena air..”

“Antum terima diledek bau badan?” Jawabnya: “Udah terbiasa diledek seperti itu…padahal badan ana tidak bau.” Sambil mencium mengendus baju yang dikenakan.