Agama itu pengetahuan yang mengandung nilai spiritual.  Orang yang beragama adalah identik dengan orang baik, karena mengajarkan norma-norma pedoman hidup antar sesama mahluk dan penghambaan diri kepada Sang Maha Pencipta.

Ketika seseorang melakukan kesalahan (bermaksiat), berarti pengetahuan agamanya belum sampai diterima, bisa jadi ilmunya hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri, karena sering melupakan apa yang diketahuinya, tanpa pengalaman spiritual.  Mengetahui adalah proses intelektual, sedangkan menyadari adalah proses spiritual.

Ilmu agama butuh diamalkan dan dipraktekkan agar bernilai ibadah di hadapan Sang Maha Pencipta, sekaligus sebagai wujud kesadaran spiritualnya.

Agama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *