Manusia di dunia tergambarkan seperti seorang sedang merantau, mencari tempat lingkungan yang nyaman, aman, dan tentram.  Nyaman itu jiwanya yang tenang, aman itu raganya yang aman dilindungi, dan tentram itu terpenuhi kebutuhan hidupnya.

Selagi seseorang itu terusik kenyamanannya, keamanannya, dan ketentramannya, maka ia akan segera merantau kembali mencarì tempat yang nyaman, aman, dan tentram.  Begitulah siklus kehidupan manusia dalam perantauan.  Selalu mengupayakan solusi lingkungan yang terbaik di suatu negeri bagi dirinya sekeluarga.

Ketika sekali waktu menoleh ke belakang, terdapat tapak tilas yang pernah dilalui yang tertinggal bisa dimanfaatkan anak keturunan.

Perantauan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *