Ketaatan

Dalam kajian 2 pekanan untuk musyrifin, Ust. Aryo Damar Alhafizh menyampaikan analogi yang menarik tentang hidup dalam suatu kerajaan yang besar.

Bayangkan kita hidup dalam kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang bijaksana, yang memiliki pengawal banyak untuk memberikan makan kepada rakyatnya. Rakyat harus membawa piring untuk mengambil hidangan tersebut, dan syaratnya adalah piring harus bersih. Jika piring kotor, maka makanan yang diambil tidak akan nikmat.

Dalam analogi ini, kerajaannya adalah Islam, raja itu Sang Khalik adalah Allah, pengawalnya adalah malaikat dan para rasul, hidangan itu adalah ketaatan, dan piring adalah hati manusia yang bisa bersih atau kotor.

Untuk membersihkan piring (hati), kita harus membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan melakukan amalan-amalan baik lainnya. Dengan demikian, kita dapat menerima hidangan nikmat ketaatan dengan lebih baik dan menikmati kelezatannya (hidayah).

Hasad

Semalam, kajian pekanan santri diisi oleh Ust. Said Ibrahim, Ba. M.Pd, yang membahas tentang sifat hasad. Apa itu hasad?

Hasad adalah perasaan iri atau dengki terhadap kenikmatan atau kebaikan yang dimiliki orang lain, disertai dengan harapan bahwa kenikmatan tersebut akan hilang atau berpindah kepadanya. Sifat hasad dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  1. Kebencian yang mendalam terhadap seseorang.
  2. Perasaan tidak puas ketika melihat orang lain berhasil.
  3. Sombong dan merasa diri lebih baik.
  4. Ujub atau bangga diri yang berlebihan.
  5. Kecemasan tidak bisa mendapatkan apa yang diinginkan.
  6. Cinta kekuasaan atau jabatan yang berlebihan.

Kajian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bahaya sifat hasad dan bagaimana kita dapat menghindarinya.

In syaa Allah

Persiapan untuk kegiatan Kemah Penggalang bagi santri kelas 7 telah disiapkan dengan baik. Namun, beberapa santri harus absen karena sakit akibat perubahan musim yang tidak menentu, sehingga mereka mengajukan izin untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut, qodarullah..

Alhamdulillah, mulai hari Senin, program pendampingan belajar malam oleh santri berprestasi yang meraih peringkat 5 besar telah dimulai kepada santri yang butuh tambahan belajar. Semoga program ini dapat berjalan sesuai target yang diharapkan dan memberikan manfaat bagi seluruh santri, bi idznillah..

Penggalang

Dalam rangka menyambut penggalang, seluruh santri Kelas 7 akan mengikuti kegiatan Kemah yang berlangsung pada tanggal 10-12 Oktober 2025 di Bumi Perkemahan Penjawi, Kabupaten Semarang.

Pada hari Ahad, para santri diberi kesempatan untuk keluar pondok dan berbelanja di pasar untuk menyiapkan perlengkapan kemah. Mereka sangat bersemangat menyambut pengalaman baru ini, yang akan berlangsung selama 3 hari 2 malam di alam terbuka.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang petualangan, tetapi juga kesempatan untuk bertadabur dan berdzikir di tengah keindahan alam semesta.

Solusi

Rekapitulasi nilai asesmen tengah semester telah selesai dilakukan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diidentifikasi peringkat 5 besar santri dengan prestasi akademik terbaik dan 5 santri yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam meningkatkan prestasinya.

Akhirnya, pemetaan belajar di asrama berhasil diperoleh, santri dengan capaian terbaik akan berperan sebagai pendamping belajar bagi mereka yang masih perlu bimbingan, guna menciptakan lingkungan belajar yang saling mendukung dan berkembang bersama.

LCCI

Lomba Cerdas Cermat Islam (LCCI) merupakan ajang kompetisi pengetahuan Islam yang diselenggarakan oleh Jam’iyah Tholabah. Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada hari Jumat, 3 Oktober 2025, diawali dengan tahap seleksi untuk seluruh santri yang telah mendaftarkan diri. Setiap tim terdiri dari tiga peserta.

Kompetisi ini terbuka untuk seluruh jenjang kelas di MTW, memberikan kesempatan yang adil bagi semua peserta. Materi yang dilombakan mencakup pengetahuan Islam secara umum, sehingga tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga kompetitif dan bergengsi.

Diharapkan, melalui kegiatan LCCI ini, semangat santri dalam menuntut ilmu semakin tumbuh, serta mendorong peningkatan prestasi akademik di lingkungan pondok. Semoga Allah memberi kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah kita. Allah musta’ān.

Hikmah

Hikmah adalah kemampuan menilai sesuatu berdasarkan pemahaman tentang orang, kejadian atau situasi untuk membuat keputusan yang baik dengan kesadaran dan kebijaksanaan sesuai ajaran agama.

Pesantren melatih santri mengambil hikmah di setiap kegiatan menyimpulkan dengan bijak proses pembelajarannya.

Kekalahan dalam permainan futsal hari ini membuat posisi Tim Madyan kurang diuntungkan, karena tergantung hasil pertandingan akhir tim lain yang diunggulkan. Ananda belajar menerima kekalahan dan hikmah yang terkandung secara sportif harus terima kekalahan tersebut dengan lapang dada. Masih ada hari esok.

Sabar

Sabar adalah sikap menahan diri untuk tabah menghadapi musibah, tidak mengeluh, senantiasa dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala sebagai kekuatan jiwa meraih kedamaian, ketenangan, serta keridhaanNya menggapai kebahagiaan & keberhasilan dunia akhirat.

Pesantren melatih santri belajar sabar menghadapi kenyataan bahwa manusia hanya bisa berencana dan Allah yang memiliki kehendak.

Qodarullah seremonial santri teladan bulan September 2025 syaqqah Madyan tak satu pun penghargaan diraih penghuninya. Semoga menjadi penyemangat dan tantangan di bulan selanjutnya bisa memiliki apresiasi penghargaan santri teladan atau kamar terbaiknya….aamiin.

Ujian

Allah tidak bebani hamba melebihi kesanggupannya. Ujian itu untuk mengukur kesabaran dan kesyukuran dalam menghadapi berbagai keadaan. Guna meningkatkan keimanan, mengangkat derajat hamba dan membersihkan hati dari sifat angkuh & sombong.

Allah menguji mahluknya, sbb:

  1. Allah berikan apa yang kau mau, untuk menguji rasa syukurmu.
  2. Allah tunda memberikan apa yang kau mau, untuk menguji kesabaranmu.
  3. Allah tidak memberikan apa yang kau mau, untuk menguji keyakinanmu kepadaNya.