Afwan ustadz izin tanya…kek mana ustadz, apakah ananda sudah diajak ngobrolkah?” follow up Ummu khawatir.
“Sampai saat ini ananda masih aman..tidak termasuk berkebutuhan khusus atau mengalami sesuatu yang perlu ditangani. Ana sudah memetakan skala prioritas penanganan terhadap 3 santri yang sekamar dengan ananda. Sabar yaa…tak mudah perbaiki akhlak seseorang dengan latarbelakang yang berbeda. In syaa Allah Ananda bisa melaluinya”.
“Iya ustadz, saya paham ustadz…in syaa Allah Ananda bisa mengatasinya…Ananda diajak ngobrol aja ustadz. Dia kalau sudah keluar unek²nya lega…tapi Ananda memang anak yang taat aturan ustadz…ndak mau buat masalah.”
“Iya…sering Ana ajak bicara. Alhamdulillah tak ada keluhan.”
Ummunya melanjutkan, “Tapi kalau dah main fisik, saya dah bilang, adek boleh balas…pokoknya adek jangan mulai kalau ndak di mulai..”
Ustadz tertegun sejenak.
“Sedihnya macam Abangnya dulu juga ustadz…1 angkatan pada ngatain dia gentong-lah..ngatain hewan-lah…Alhamdulillah perlahan bisa diselesaikannya”.
Validasi opening & identifikasi konseling walsan tersampaikan, kheir in syaa Allah.

Ummu khawatir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *