Target

Seringkali kita tidak berani menetapkan gagasan yang terlalu tinggi terhadap hasil yang ingin diraih, dikarenakan khawatir sangat sulit dalam pencapaiannya.  Padahal yang namanya gol tercipta diawali ketika permainan dimulai.  Jangan risau dengan prosesnya.  Penentuan target itu memudahkan dalam pelaksanaan sehingga kita mengetahui sasarannya.

Tanpa impian, tidak mungkin dapat berfikir keras untuk menggapai ide cemerlang.  Sesuatu tidak ada yang mustahil untuk diraih, sebaliknya … Justru dengan keinginan dan hasrat yang kuat dari peletakan target itu membakar motivasi untuk keberhasilannya.

Merancang Resign

 

Sangat sedikit yang bisa merancang resign.  Merencanakan langkah demi langkah menciptakan potensi diri, mengasah kemampuan dari satu tujuan ke tujuan yang lebih besar.  Dari perusahaan yang satu ke yang lainnya…hingga menjadi pemilik usaha.

Setiap orang memulai sesuatu berbeda startnya, tergantung dari mana awalnya.  Segera ketahui posisi anda apakah sudah berada dalam jalur yang benar, atau masih mencari upaya percepatan menuju titik fokus.

Persiapkan resign ke resign selanjutnya sebagai loncatan jauh mengarah pada sasaran impian cita-cita.  Panah resign akan mengenai target tepat pada satu titik kesuksesan yang dirancang.

Ingin belajar mendesign-resign, silahkan searching di Google search engine dengan mengetik resign nana sujana … temukan rahasia dibalik kekuatan makna resign.

Belajar resign dari Nana Sujana

Boarding School

Mendidik,

Mengajarkan ilmu yang bermanfaat dan memastikan faham aplikasi pendidikan tersebut kepada peserta didik, yang terkadang juga digunakan untuk menjelaskan ilmu pengetahuan terapan lainnya.

 

Mengasuh,

Mendidik mental spiritual dan memastikan peserta didik menjalankan kesehariannya sesuai nilai-nilai norma akhlak yang terpuji, menciptakan kepribadian mandiri untuk siap menghadapi tantangan di masa mendatang.

 

Boarding School merupakan wadah mendidik dan mengasuh.

Pengabdian

Hakekatnya hanya mencari ridho ILAHI, berharap mendapatkan keberkahan hidup dan keselamatan di dunia dan akherat. Terasa menjadi beban di pundak tatkala tanpa ketulusan dalam menjalankannya. Akan kian berat manakala berhitung secara matematika.

Lakukan tanpa paksaan, ikhlas … Sejujurnya ini hanya bernilai di mata Allah. Wujud responsibilitas mahluk kepada Sang Pencipta. Pertolongan akan datang tanpa diduga.

Pengabdian adalah loyalitas seorang hamba kepada Tuhannya.

Renungan

Tuntutan akhir zaman bagi seorang hamba wajib berloyalitas terhadap Allah Ta’ala dengan meningkatkan ketaqwaan, yakni mengerjakan amal saleh dan fokus pada amalan yang mengalir pahalanya, yaitu:
✓ Sedekah jariyah
✓ Ilmu yang bermanfaat
✓ Anak saleh/salehah yang mendoakannya
Miliki salah satu amalan tersebut sebagai andalan nilai ibadah.

Perpisahan

Akan datang pada waktunya nanti, seseorang meninggalkan kerabat, teman dan saudara. Tatkala harus berpisah di kehidupan ini tak satupun dapat menghindarinya, hanya sesakan dada menyisakan kepedihan hati, berharap tuntunan Allah menghantarkan segala kebesaran dalam bimbingannya yang Maha Luas.

Kan kukenang dia dalam satu masa, pergi entah kemana? Mendekatkan takdirnya … Menorehkan suratan, arti sebuah ketulusan keharibaan Yang Maha Kuasa.

Curhat

“Kamu tahu ndak, kira-kira yang bakal menjadi calon Presiden Republik Indonesia, siapa yaa?” ujar salah seorang kepada temannya saat aku melintas di hadapan mereka.
“Aku tidak tahu … kedua kandidat calon pemimpin itu sudah bagus.  Mereka memenuhi kualifikasi yang sudah ditentukan standarnya, toh …” temannya balas jawab.   “Jangan khawatir, siapapun yang terpilih menjadi tanggung jawab rakyat.”

“Masya Allah …” Bangsa ini sudah semakin dewasa, proses pembelajaran demokrasi hingga tahap pemahaman mendekati sempurna.  Semoga ke depan kian tumbuh generasi-generasi cendikiawan terbaik mengayomi aspirasi segenap penjuru masyarakat.

Keputusan

Setelah lama menanti, akhirnya keputusan dikumandangkan, reaksinya berbeda-beda: ada yang gembira, galau, bahkan sedih menyelimuti Kampung Kahuripan.
Terasa keputusannya kurang mengapresiasi masyarakat, mungkin ini cara Tuhan mengingatkan warga Kampung Kahuripan untuk lebih bertakwa, agar menghasilkan generasi-generasi yang shaleh/shalehah sebagai kader pemimpin Kahuripan.

Sepertinya hal ini pernah kudengar dari khutbah jumat, bahwasanya kualitas seorang pemimpin itu tercermin dari masyarakatnya.

Bimbang

Tiba di persimpangan, seraya beradu pandang bak kehilangan kendali tanpa arah, sejenak termangu saling menunggu isyarat satu sama lain, terpaku dalam kehampaan.
Tersirat sesuatu penuh tanya: “ada apa denganmu?”

Celingak-celinguk tak bersuara, hanya mata ke kiri ke kanan menanti jawaban pasti. “Siapa yang akan memulai terlebih dahulu?” Hening mencekam …

Tiba-tiba keberanian hadir sesaat siap mengambil keputusan melangkah … Lalu, terhenti tanpa sadar amarah muncul seketika meluap kegelisahan diri: “ada apa denganmu?”