Ada santri, sebut saja namanya Al. Dia dijuluki anak manja. Sehari-harinya seperti daun jatuh terbawa arus sungai yang mengalir tak berujung. Secara belum mandiri, tinggal di asrama bagai mimpi buruk. Tak ada orang di sekitarnya yang siap bantu menata diri. Al merasa home alone di asrama yang juga dihuni sebayanya.
Jenjang Mutawasitoh sederajat SMP untuk anak laki-laki termasuk kriteria anak yang belum dewasa jelang baligh. Walau terdapat satu atau dua santri yang sudah baligh belum tentu matang secara psikis. Beda dengan anak perempuan yang cenderung sudah baligh dan lebih menahan diri secara psikis.

Seberapa kuat Al beradaptasi dengan lingkungan ini… “Ayah Bunda tega juga” lirih Al dalam hati.
Semoga saja Al betah mengarungi kehidupan asrama sebagai santri.

Seorang Al

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *