Ketidakpuasan santri berakar dari perbedaan antara harapan dan kenyataan. Sebelum mondok, mereka mungkin memiliki gambaran yang ideal tentang kehidupan di pesantren, namun setelah mengalami langsung, mereka menemukan bahwa kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Perbedaan persepsi ini dapat menyebabkan ketidakpuasan dan kesulitan adaptasi.
Peran orangtua sangat penting dalam mempersiapkan ananda untuk hidup di lingkungan pesantren. Salah satu cara yang efektif adalah dengan melakukan sosialisasi dan observasi bersama ananda ke pondok-pondok yang menjadi target. Dengan demikian, ananda dapat memahami bagaimana keseharian di pesantren dan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang apa yang akan dihadapi.
