Santri yang baru mondok senantiasa menghadapi tantangan dalam proses adaptasi. Awalnya, mereka mengalami kesulitan dalam bersosialisasi dengan teman-teman baru. Selanjutnya, mereka harus menyesuaikan diri dengan kegiatan keseharian yang padat dan ritme belajar yang intensif, yang dapat membuat mereka merasa kewalahan.
Jika tidak dapat menyesuaikan diri dengan baik, santri akan mengalami kejenuhan dan frustrasi. Hal ini dapat menyebabkan mereka melakukan pelanggaran, baik karena kelalaian maupun kesengajaan. Oleh karena itu, penting bagi santri untuk memiliki strategi adaptasi yang efektif dan dukungan yang memadai dari orangtua.
Pelanggaran
