Selepas liburan, kembali ke pondok pesantren seringkali diwarnai dengan ritual perpisahan yang menyedihkan, terutama ketika ananda harus kembali ke asrama dan meninggalkan keluarga. Suasana hati yang sedih dan kesedihan yang mendalam mengusik hati ananda, karena tidak ingin berpisah dengan orangtua yang dicintai.

Bagi ananda, pondok pesantren terasa seperti penjara yang memisahkan dari keluarga dan kebebasan. Ananda ingin selalu dekat dengan kedua orangtua dan menikmati waktu bersama, bukan harus kembali ke asrama dan menjalani rutinitas yang ketat.

Ritual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *