Musyrif bertanya kepada Yusuf, “Apa antum masih ada masalah selama di pondok yang mengganggu keseharian di asrama?” Jawab: “Masih sulit menerima dijahilin Ali..”

Musyrif melanjutkan, “Bagaimana antum mengatasinya?” Jawab: “Ana balas, Ali malah marah mendiamkan ana…yaa, ana berdoa agar sikapnya itu menjadikan pahala bagi ana.”

Yusuf Ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *