“Afwan mengganggu waktunya tadz..” wa dari walsan, “Saya minta tolong diselidiki lagi, apakah ananda betul² tidak mendapat pembullyan dari teman²nya…karena saya takutnya ananda kurus bukan kurang makanan aja, tapi karena tertekan tadz… Selama di rumah ngobrol² sepertinya masih ada banyak hal yang dia tutup²i…kadang ada beberapa hal yang dia nggak sengaja cerita. Akhirnya ketahuan ternyata ada temannya yang nyebarin bubuk susu di kasurnya tadz…Ada juga yang pernah nampar ananda (bilangnya dia membalas juga) saya tanya, ‘katanya sekarang udah tidak nampar lagi…’, tapi saya takutnya ananda nutup²i supaya saya tidak kepikiran…Saya juga dapat cerita dari sepupu yang punya teman rois juga…dia cerita katanya ada anak kelas 7 yang kasihan banget dibully teman²nya terus…jadi saya kaitkan sama cerita ananda…saya takut kalau² ananda benar² sering dibully…setiap ketemu ortu atau pas liburan mau kembali ke pondok seperti merasa beban sekali lalu nangis…selalu ngomongnya mau sama umi-abi aja…Saya juga berusaha bertanya kepada ananda apakah teman²nya seperti itu karena mungkin kurang pandai bersosialisasi sehingga tidak disukai teman²nya atau memang anak²nya yang suka mengintimidasi anak² seperti ananda.  Tolong sekali tadz…saya sangat khawatir dengan kondisi ananda jadi beban kalau di-tanya² tentang pondok dan teman²nya tadz..”

Ustadz menjawab: “In syaa Allah..”

Takutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *