Sebagai orangtua harus memiliki harapan yang realistis ketika menitipkan ananda di pesantren. Jangan berharap bahwa pesantren dapat secara otomatis merubah akhlak ananda menjadi lebih baik, karena itu adalah salah besar. Pesantren bukanlah tempat laundry yang dapat membersihkan akhlak seseorang dari kesalahan dan kelemahan.

Pesantren dapat membantu ananda dalam proses belajar dan pengembangan diri, namun perubahan akhlak dan karakter harus dimulai dari diri sendiri dan didukung oleh lingkungan keluarga yang positif. Orangtua harus tetap terlibat dan mendukung proses pengasuhan ananda, bukan hanya menitipkan di pesantren dan berharap hasil yang instan.

Instan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *