“Bismillah, ana terima laporan perihal antum, yaitu minum menggunakan tangan kiri. Kenapa? Apakah antum seorang kidal?” ujar ustadz membuka bimbingan kepada santri yang langsung merespon secara jujur, “Ana reflek minum buru² lupa pakai tangan kiri.”
Ustadz memberikan nasihat yang lembut, “Itu namanya ceroboh, jangan biasakan sikap buruk dibiarkan, mengatasinya dengan segera tangan kanan antum mengambil alih posisi minum sesuai syariat yaa…”
Santrinya menunjukkan kesediaan untuk berubah, “Iya, ana akan ingat selalu pesan ustadz…”
Ustadz kemudian mengingatkan santri tersebut tentang pengawasan Allah, “Antum senantiasa dalam pengawasan Sang Khalik. Ingat itu…” Santrinya menjawab dengan penuh kesadaran, “Na’am…” dan terpancar aura penyesalan pada dirinya.
Semoga Allah Ta’ala melindungi santri itu dari sikap buruknya dan memberi hidayah untuk selalu melakukan kebaikan.
