Dulu ayah memaksa anaknya kuliah, “Nak…kegagalanmu DO drop out dari PMDK di IPB Bogor. Tak perlu risau/sedih berkepanjangan. Kamu boleh pilih kampus yang cocok untukmu. Ayah siap bayar.” Masih terngiang ucapan tanggung jawab ayah kepada ananda.
Ketika menjadi seorang ayah, tak mampu ulangi ucapan itu. Sambil tertunduk malu, “Nak…sebaiknya kamu sekolah SMK yaa…dengan begitu kamu bisa segera bekerja. Pilih farmasi atau TLM (Teknik Laboratorium Medis). Setelah punya STR dan pengalaman kerja, kamu bisa melanjutkan karier sambil kuliah…”
Doa dalam hati, “Yaa…Allah, mudahkanlah urusan anakku meraih mimpinya..aamiin.” menyesakkan dada.
Sesak
