Mula santri merasa dibully berawal dari usil di kamar tak ada yang respon, lalu usil ke kamar lain ternyata ketemu respon yang sama karakternya suka usil. Walhasil iseng jahil kepada teman sekamar berhasil, pindah ke kamar lain berulang. Suatu saat ketemu lawan tanding, terikat…terjebak pergulatan. Ribut merasa tidak terima diperlakukan seperti itu. Adu mulut…cek-cok, geram ditahan kian omong sembarang jadi bumerang lalu pukul ringan balas cakar hingga jotos & upaya provokasi cari dukungan.

Survey membuktikan sumbernya dari ajang usil alias canda berbalas canda muncul iseng jadi usil.

Mencairkan kekisruhan itu antar mereka saling berbagi paket kiriman orangtua tukar menukar makanannya.

Persahabatan bagai kepompong…Kepompong itu terbelenggu, gatal isengnya ulat terusik jadi kupu² freedom.

Ulat jadi kupu² yang cantik, indah dilihat terbang bebas menghiasi pertemanan.

Gatal terusik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *