Hidup itu bagaikan buku tulis, karena setiap hari membuka lembaran dan hari yang baru. Setiap lembaran mengandung makna yang tersimpan.

Menjelang malam mulai berkaca-kaca, air mata perlahan menetes di pipi, kepedihan merasuk hati. Entah kenapa kesedihan ini tak pernah hilang dari benakku. Apakah hidupku selalu begini?

Ketika sedang sedih, marah, atau pun yang lainnya. Maka tenangkanlah diri di masjid dan mintalah kepada Allah untuk membantu dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Muhammad Alkindi

Ananda menulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *