Konteks hijrah seseorang terjadi seringkali tanpa rencana, yang disebabkan karena pindah tugas atau sesuatu yang memaksanya.  Padahal wacana seseorang hijrah harus memiliki alasan kuat agar sesuai keinginan hatinya, karena makna hijrah itu dipertanggung jawabkan.  Ini banyak dilupakan orang, anggapan sekedar ganti tempat atau suasana saja.

Nabi hijrah dari Mekkah ke Madinah, terkandung nilai-nilai luhur dimana sebelum melaksanakan hal tersebut, buat perencanaan dengan seksama.  Dan hijrahnya membawa alasan kuat yakni mempertahankan aqidah Islam.  Sehingga segala sesuatu dipertimbangkan dengan matang, ketika terjadi rintangan menghadang sudah diantisipasi sebelumnya.

Begitu juga seyogyanya kita mempersiapkan diri hijrah dijalan Allah Ta’ala.

Hijrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *