Rasanya baru kemarin, Papa dan Mama meninggalkan aku di dunia ini, masih tersisa keinginan Papa berharap aku menemaninya saat akan dilakukan operasi pengambilan kanker ususnya.  Kala itu dengan berat hati aku tak bisa menemaninya karena harus bertugas setelah sekian lama bersama Papa di rumah sakit.

Nampak kekhawatiran Papa merasa sendirian menghadapi operasinya.  Ketika itu bathinku hampa tak karuan.  Yang bisa kulakukan hanya berdoa memohon kepada Allah kemudahan proses operasi Papa, semoga selalu dalam lindunganNya.

Aku bersyukur untuk kedua kalinya diberi kesempatan menemani Mama menjelang ajalnya tiba, canda tawanya masih tertinggal, selalu terbayang manjanya saat sedang kumandikan.  Kehangatan seorang Mama tercinta.

Aku termenung, menatap istri dan anak-anakku, dalam hening aku berdoa sambil menatap ketiga ananda tercinta semoga kalian saling sayang menyayangi diantara kalian.

Ingat selalu, apa yang pernah Ayah dan Bunda contohkan ketika Papa dan Mama bersama kita.

Peninggalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *