Fenomena the right man in the right place, menampakkan seorang pekerja yang benar harus berada di tempat yang benar.  Karena perilaku dan budaya organisasi perusahaan selaras dengan hati nurani pegawainya.  Sering dijumpai pekerja tidak berada pada tempat kerja semestinya, artinya keberadaannya kurang mendukung secara organisasi perusahaan.

Sedangkan the right man on the right job, bahwasanya seorang pekerja yang benar harus berada pada pekerjaan yang benar.  Apabila keberadaan pekerja tidak sesuai kemampuannya.  Maka tak akan maksimal hasil pekerjaannya.  Sehingga diupayakan penempatan sesuai keahlian dan pengalaman.

Kecocokan situasi karakteristik dan keterampilan SDM harus benar-benar diperhatikan agar tidak terjadi:

• Salah menerima orang
• Salah lingkungan tempat bekerja
• Salah posisi tugas yang diberikan

Mengantisipasi kekeliruan tersebut bisa dilihat dari hasil tes kepribadian (psikotes) dan tes umum melengkapi riwayat latar belakang keluarga, akademis maupun pengalaman bekerjanya yang dicocokkan dengan wawancara mengolah data hasil tertulis dengan observasi norma-norma kepribadian dan lingkungan sosial budayanya.

Fokus SDM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *