Kriteria santri betah di pondok itu … Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tulus dan ikhlas menikmati aktifitasnya dengan bahagia … ini akan nampak pada aura wajah yang senantiasa terpancar dalam menuntut ilmu di pesantren… fresh / ceria, fit / bugar,…
Jawaban
“Saya masih bingung, kenapa ananda sekarang tidak mau main lagi dengan teman sekitar rumah. Padahal semasa SD terbiasa main dengan anak tetangga?” Cerita salah satu asatidzah kepada musyrif menyampaikan keluhan perubahan pada diri ananda. “Itu biasa terjadi, berarti ada temuan…
Protes
Santri protes, “Afwan ustadz, rekap indisipliner keluar asrama sekarang semakin ketat saja. Baru tercatat 3X terlambat sudah harus buat surat pernyataan komitmen.” Musyrif mengernyitkan dahi sambil balas komentarnya, “Setelah itu antum berubahkan…tidak terlambat keluar asrama lagi?” “Ana takut melanggar lagi..hingga…
Renung
Ayah renungi kalimat ade: Sakit dianggap lalai menjaga kesehatan.. “Kenapa setelah sembuh dihukum 100X push up?” gumam ayah. Terasa sesak dalam dada miris juga sakit kok dihukum. Ketika penjengukan berikutnya ayah tak kuasa menahan tanya, “Ade, terus terang saja ayah…
Lalai
“Ade…sudah 2 bulan masuk karantina LPK belajar Bahasa Jepang, bosankah?” Tanya ayah kepada si bungsu. “Tak sempat bosan yah…kegiatannya padat. Mulai pagi, 1 jam sebelum adzan Subuh, sudah harus bangun merapikan kasur ditata menempel pada dinding karena tak ada ranjang…
Kelola sehat
Pepatah latin mengatakan: Mens sana in corpore sano arti terjemahan bebasnya bahwa Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Maknanya Kelola sehat jangan sampai sakit, karena akan mengganggu jiwa kita. Berarti sakit merupakan kelalaian diri yang harus dihindari.…
Raih
“Ana lihat rekapan di wag, antum sering terlambat keluar asrama…kenapa?” Tanya musyrif kepada santrinya. “Ana antri hammam, ustadz…” ujar santri secara diplomatis, “Kadang bersihkan ranjang atau kamar terlebih dahulu.” “Ana lihat antum jenuh dengan aktifitas keseharian pondok, sebaiknya luruskan kembali…
Siluman
Fenomena santri bosan di pondok seringkali kamar dijadikan tempat kumpul (nongkrong) santri sehingga kamar tak pernah bersih rapi. Akhirnya musyrif bertindak keluarkan ultimatum bahwasanya: Bagi santri yang bertamu cukup di teras saja tidak boleh masuk kamar. Musyrif menambahkan, “Siluman tidak…
Jenuh
“Antum anak ke berapa dari berapa bersaudara?” Tanya Musyrif kepada santri adhonya. “Anak kedua dari tiga bersaudara, ustadz…yang pertama di IM kelas 12, adik ana kelas 5..” Musyrif melanjutkan, “Berarti tahun depan adikmu daftar seleksi PSB di sini yaa..” santrinya…
Lémés
“Afwan ustadz, kenapa penyelesaian kasus di pondok menggunakan pendekatan bebas melaporkan pelanggaran yang dilakukan orang lain (santri) secara edukasi mengajarkan ananda lémés alias tukang lapor…” curhat walsan yang tidak menerima ananda terbawa masalah. Musyrif jawab, “Ana berfikir sebaliknya, bersyukur karena…
