Sudah sebulan lebih polemik pandemic wabah Corona Covid 19 membelenggu kita untuk tetap bertahan tidak keluar rumah.  Sampai kapan ini berakhir? Belum nampak tanda-tanda skenario Tuhan terhadap seluruh mahluk di muka bumi.  Padahal dunia sudah panik serempak melakukan lock down.  Kita patuh mengikuti anjuran pemerintah pusat dan daerah hingga aparat desa memblok 1 pintu masuk ke kampungnya.

Kami sekeluarga menyingkapinya dengan sederhana, saling berbagi pekerjaan rumah, membaca buku yang belum selesai dibaca, membuat narasi simpulan hasil membaca, mencoba menulis, diskusi ringan hal-hal yang menarik di lingkungan sekitar, dan bercengkrama dalam kebersamaan.

Kita tak pernah sempat menduga sebelumnya, bencana yang terjadi saat ini, sangat dramatis. Sepertinya hanya satu hikmah dibalik musibah ini adalah indahnya dalam kebersamaan.

Indah Dalam Kebersamaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *