Ketika menempuh perjalanan dengan sebuah kendaraan, seorang sopir akan fokus dengan tujuannya. Sepanjang jalan yang dilalui, tatapan pandangan mata tertuju ke depan, sesekali akan menoleh ke kiri atau ke kanan (melihat spion) untuk memastikan kondisi di samping maupun di belakangnya aman dari bahaya yang mengintai, seperti dalam sebuah cermin kehidupan manusia akan selalu tertuju melihat masa depan dan sesekali menoleh ke masa lalu, agar tidak mengulang kesalahan yang sama.
Sopir harus memiliki kewaspadaan yang tinggi dalam mengantisipasi perjalanannya agar tidak mengalami kecelakaan karena kelalaiannya maupun disebabkan kelalaian orang lain yang berada dalam waktu tempuh perjalanan tersebut.
Manusia dalam menjalankan roda kehidupan juga harus tetap fokus mengejar akhiratnya. Jangan mudah tergoda dengan rona wajah dunia yang penuh dengan gelimang keindahan sementara.
Ibarat seorang sopir yang melaju pada suatu titik dengan kecepatan stabil mempertahankan arah tujuannya.
