Setelah lama menanti, akhirnya keputusan dikumandangkan, reaksinya berbeda-beda: ada yang gembira, galau, bahkan sedih menyelimuti Kampung Kahuripan.
Terasa keputusannya kurang mengapresiasi masyarakat, mungkin ini cara Tuhan mengingatkan warga Kampung Kahuripan untuk lebih bertakwa, agar menghasilkan generasi-generasi yang shaleh/shalehah sebagai kader pemimpin Kahuripan.

Sepertinya hal ini pernah kudengar dari khutbah jumat, bahwasanya kualitas seorang pemimpin itu tercermin dari masyarakatnya.

Keputusan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *